RAJA YOGHURT, INOVASI OLAHAN SUSU SAPI DESA PENGGUNG BOYOLALI

Boyolali- Antusias yang tinggi terlihat saat kelompok usaha pengolah susu sapi desa Penggung sebanyak 20 orang diberikan pelatihan pembuatan yoghurt. Harga susu segar yang murah tidak dapat menutup kebutuhan pangan sapi. Untuk itu diperlukan solusi diversifikasi susu sgar menjadi produk yoghurt agar harga susu segar yang awalnya murah dapat lebih tinggi.

Indah Riwayati, kaprodi Teknik Kimia Unwahas, Kamis (18/5), menyebutkan kegiatan pelatihan pembuatan yoghurt ini bagian dari program pengabdian masyarakat sebagai bentuk transfer ipteks teknologi fermentasi yang diberikan di kampus.

“Pelaksanaan kegiatan mulai dari pelatihan motivasi kewirausahaan, pelatihan pembuatan yoghurt, hingga pelatihan pengemasan yoghurt,” kata Harianingsih, dosen Teknik Kimia Unwahas,  didampingi dosen lainnya, Suwardiyono.

Tukiyah seorang peserta pelatihan mengatakan kegiatan ini selain memberikan pengetahuan bagaimana cara pembuatan yoghurt juga dapat dijadikan peluang usaha serta menunjang kesehatan pencernaan dan dapat dikonsumsi dari anak-anak sampai dewasa.

Dari hasil pelatihan tersebut, para peserta pelatihan berhasil menciptakan produk yoghurt asli Desa Penggung Boyolali berlabel “RajaYoghurt”. (HRN)